Javascript anda tidak aktif!
Silahkan aktifkan javascript pada browser anda untuk mengakses website kami, atau ikuti timeline kami atau like halaman facebook kami.
  • Geowisata Panas Bumi


    • Daerah Panas Bumi Kamojang,
      Area Kerja PT. Pertamina Geothermal Energy
      Garut – Jawa Barat
      11 – 13 Oktober 2019

      Panas Bumi merupakan salah satu energy yang berasal dari sumber daya geologi yang ada di indonesia. Adanya kemunculan deretan Gunung Api di sepanjang pantai barat sumatera, jawa, bali, sumbawa hingga ke sulawesi yang lebih dikenal sebagai Ring of Fire membuat Indonesia menjadi negara yang memiliki jumlah cadangan energy panas bumi terbesar di dunia, hampir 40% dari cadangan dunia terdapat di Indonesia. Menggeliatnya eksplorasi dan eksploitasi tenaga panas bumi di Indonesia akhir akhir ini, memberikan ide kepada IAGI Bidang Panas Bumi untuk memperkenalkan Panas Bumi lebih lanjut terutama dari segi Geologi.

      Filed trip pertama yang mengambil tema Geo Wisata Panas Bumi ini diadakan oleh Bidang Geothermal IAGI ini dilaksanakan pada tanggal 11-13 Oktober 2019. Field trip ini diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari pengurus pusat IAGI dan pengurus anak organisasi dibawah IAGI. Lapangan panas bumi yang dikunjungi pada field trip kali ini adalah Lapangan Panas Bumi Kamojang. Lapangan ini berlokasi di Propinsi Jawa Barat sekirat 45 menit perjalanan darat dari Kota Garut.   Lapangan panas bumi Kamojang ini  merupakan Wilayah Kerja Panas Bumi PT. Pertamina Geothermal Energy. Alasan untuk memililih Lapangan Pans Bumi Kamojang sebagai destinasi Field Trip kali ini karena lapangan ini merupakan lapangan panas bumi yang pertama yang ada di Indonesia dan juga merupakan salah satu dari 4 lapangan panas bumi yang bertipe vapor dominated (dominasi uap) selain  Darajat (Indonesia), Lardalero (Italy) dan Geyser (USA).

      Pada kegiatan field trip panitia dari Bidang Geothermal IAGI membuat konsep mengunjungi semua aspek aspek yang ada di suatu lapangan panas bumi mulai dari Thermal Manifestasi, Sumur Produksi Panas Bumi, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) hingga pemanfaatan langsung (direct use) panas bumi seperti penggilingan kopi, sampai kegiatan CSR dari PT. Pertamina Geothermal Energy seperti Pusat Penangkaran Elang.

      Kegiatan field trip ini dimulai dengan perjalanan menggunakan Kereta Api dari Stasiun Besar Gambir pada 11 Oktober 2019 sore menuju ke Bandung. Rombongan field trip dari Jakarta bergabung dengan rombongan field trip yang berasal dari Bandung. Perjalanan dari Stasiun Bandung menuju Kota garut dimuali pada pukul 20.30 WIB dari Stasiun Kereta Api Bandung menggunakan transportasi darat. Perjalan menuju Kota Garut menempuh waktu sekitar 1 jam dan 30 menit. Pada pukul 22.00 wib para peserta sampai di Kota Garut dan langsung beristirahat di Hotel Santika Garut.

      Kunjungan ke Lapangan Kamojang dilakukan pada tanggal 12 Oktober 2019, berangkat pada pukul 07.00 WIB pagi perjalalan dimulai dan memakan waktu sekitar 45 menit menuju Kamojang. Sesampainya di Kamojang, safety induction dan pemaparan mengenai energy panas bumi mulai dari hulu ke hilir disampaikan oleh pihak PT. Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang. Diskusi antara peserta dan pihak PT. PGE Area Kamojang berlangsung selama pemaparan / presentasi. Banyak peserta yang bertanya dan berdiskusi mengenai kaitan anta system panas bumi dan epithermal, perbedaan antara system panas bumi dan hydrocarbon, proses pengeboran di panas bumi, management reservoir di panas bumi,  hingga potensi wisata dari suatu lapangan panas bumi. Diskusi ini dilakukan di Geothermal Information Center (GIC) yang dimiliki oleh PT. PGE, pada GIC ini terdapat lengkap informasi mengenai perkembangan panas bumi dan juga replica alat lapat pengeboran seperti mata bor, peta wilayah konsesi panas bumi PT. PGE hingga proses diplay pengolahan energy panas bumi dari proses pengeboran hingga pembangkitan tenaga listrik.

      Geowisata Panas Bumi ft2 Geowisata Panas Bumi ft1

      Setelah pemaparan dan presentasi dari pihak PT. PGE, dikusi dilanjutkan menuju salah satu thermal manifestasi  panad bumi yang ada di Kamojang yaitu Komplek Kawah Kamojang. Di sekitar Komplek Kawah Kamojang peserta di perlihatan bentukan bentukan manifestasi yang berupa fumarole dan beberapa batuan laterasi disekitar fumarole. Selain itu peserta juga melihat salah tau sumur hasil pengeboran yang dilakukan oleh Belanda pada tahun 1929 yaitu sumur KMJ-3, yang sapai sekarang masih aktif mengeluarkan dry steam. Selain melihat dari aspek geologi nya, peserta juga dapat melihat pemanfaatan langsung dari thermal manifestation ini yaitu sauna, mandi air pans dan juga merebus telur di kolam air panas di Kawasan Komplek Kawah Kamojang.

      Geowisata Panas Bumi ft4 Geowisata Panas Bumi ft3

      Geowisata Panas Bumi ft5

      Setelah mengunjungi Kawah Kamojang, perjalanan dilanjutkan menuju salah satu sumur produksi panas bumi dan pembangkit listrik panas bumi. Pada area sumur dan PLTP ini peserta berdiskusi mengenai cara pengeboran di panas bumi dan juga fasilitas fasoilitas yang ada di PLTP seperti cooling tower dan turbine.

      Geowisata Panas Bumi ft7

      Setelah melakukan kunjungan mengenai energy panas bumi mulai dari thermal manifestation, sumur hingga PLTP. Pada sesi kedua peserta dibawa berkunjung ke salah satu pemanfaatan langsung energy panas bumi dan juga program CSR PT. PGE. Kunjungan kali ini dilakukan pada tempat penggilingan kopi asli Kamojang dan juga pusat penangkaran elang.

      Geowisata Panas Bumi ft8

      Kunjungan pusat penangkaran elang merupakan destinasi terakhir dari rangakain acara field trip ini. Pada pukul 15.00 WIB para peserta kembali lagi menuju Kota Garut untuk kembali ke Hotel. Kegiatan selanjutnya berupa jamuan makan malam oleh PT. PGE yang diadakan di Restorant Khas yang menyajikan hidangan serba Domba. Pada acara ini makan malam ini dilakukan warp up atau summary dari kegiatan field trip ini.

      Geowisata Panas Bumi ft9

      Kegiatan field trip ke Lapangan Panas Bumi Kamojang ini merupakan acara field trip yang pertama yang dilakukan oleh Bidanga Geothermal IAGI. Sesuai dengan tujuannya, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalakan Panas Bumi kepada seluruh pengurus pusat IAGI sekaligus untuk melihat animo peserta untuk field trip panas bumi ini. Rencana field trip panas bumi ini akan diadakan lagi oleh Bidang Geothermal IAGI dengan kosep yang lebioh banyak menyinggung segi keilmuannya dan juga di daerah atau lapangan panas bumi yang lainnya.

      (Oleh: Alfiady/PP-IAGI Geotermal)

      Comments

      comments