[Prosiding IAGI 2011] - 2011-JCM-478

SISTEM PENYANGGAAN TAMBANG BAWAH TANAH MENGGUNAKAN SISTEM GEOMEKANIK PADA FORMASI HONJE

Evi Puspasari Nurfalah(1), R. Irvan Sophian(1), & Mega F. Rosana(1)
1)Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran

Daerah kajian termasuk dalam Formasi Honje yang terdiri atas lava andesit-basalt, breksi volkanik sisipan
sedimen tufaan, dan asosiasi intrusi andesit-diorit dengan Heterolithic Milled Matrix Breccia (HMMB)
atau diatrem. Formasi ini terlipatkan dan tersesarkan dengan orientasi sesar berarah relatif baratlauttenggara.

Tambang bawah tanah pada Formasi Honje tersusun atas litologi andesit porfiritik, yang terkekarkan
membentuk baji dan blok-blok batuan. Berdasarkan klasifikasi geomekanik sistem RMR dan klasifikasi
NGI, kondisi massa batuan yang berada lebih dekat dengan struktur sesar atau urat kuarsa memiliki nilai
RMR dan NGI lebih kecil dibandingkan dengan kondisi massa batuan yang berada lebih jauh. Maka dari
itu, kondisi massa batuan tambang bawah tanah pada Formasi Honje dibagi menjadi tiga kelas massa
batuan, yakni kelas massa batuan bagus (RMRt 63 – 70 dan Q 10), kelas massa batuan sedang (RMRt 45 -
60 dan Q 4,5 – 9,25), dan kelas massa batuan buruk (RMRt 38 – 40 dan Q 3,25 – 3,75).

Berdasarkan sistem geomekanik RMR dan NGI, sistem penyanggan yang disarankan kedua sistem ini
masih bersifat umum dengan beberapa pertimbangan. Maka dari itu, rekomendasi sistem penyanggaan
tambang bawah tanah pada Formasi Honje ditunjang pula oleh persamaan Cemal dan Biron (1983).
Sehingga rekomendasi sistem penyanggaan massa batuan untuk kelas massa batuan bagus hanya dengan
pembautan lokal atau dapat ditambah weld mesh dan shotcrete di tempat yang dibutuhkan, sedangkan
rekomendasi sistem penyanggaan untuk kelas massa batuan sedang dan buruk berupa pembautan
sistematis, weld mesh, dan shotcrete. Rekomendasi sistem penyanggaan massa batuan ini didasarkan pada
faktor kondisi geologi, karakteristik geomekanik massa batuan, geometri lubang bukaan, dan ketepatan
penggunaan jenis penyanggaan.

Keywords: :Diatrem, Formasi Honje, RMR, NGI, geomekanik


Note: Advanced Search feature is on development.